Jumat, 24 Mei 2013

Pulau Madura dan Bebek Sinjay


Jelajahi Pulau Garam "M A D U R A"


Siang hari di tempat kerja,..... dan Chatting dengan teman kantor pusat, kira-kira begini percakapan kami:

Teman : "Ta, ayo jalan-jalan..." (menyambung percakapan dari beberapa bulan yang lalu)
Saya    : "Halah omong doang! dari bulan lalu ga berangkat-berangkat"

Teman : "Lho berangkat ini, Bebek Jijay piye?"
Saya    : "Mantap aja lah kalau saya maaah....."
              "Kapan??" (saya melanjutkan)

Teman : "Minggu ya tgl. 7 april ya?"
Saya    : "BERANGKAT"

---------------------------------------------------------------------------------------------


Well... itulah awal dari Penjelajahan kami ke Pulau garam MADURA !!!!!!

Pukul 7:30 Wib, berangkatlah kami ke pulau Madura dengan menyebrangi jembatan terpanjang di indonesia saat ini yang  panjangnya -/+ 5.438 m, Yup!!! jembatan Suramadu, jemabatan ini diresmikan oleh bapak Susilo Bambang yudoyono pada tgl 10 Juni 2009.

Suramadu pagi hari

Kami membayar biaya Masuk Tol Jembatan Suramadu sebesar 30ribu rupiah, waktu itu kami berangkat tepat saat tanggalan berwarna merah, kalau tanggal warna hitam sih belum tahu berapa harganya hehehe..





OK!! dari gerbang pintu tol suramadu, dan kamipun langsuuung membelah lautan dan berlabuh di kota Bangkalan , begitu kita sampai di kaki suramadu di kota bangkalan ini, para pengunjung sudah di suguhkan dengan begitu -banyaknya kios-kios yang berjajar di sepanjang jalan, ada yang jual jajanan khas pulau madura, pernak-pernik mulai dari pecut dan jarang kepang ada disana haha.......




Bebek Sinjay


Tampak dari depan rumah makan

Hmmm.... Nikmat kan???? 

Kalau jalan-jalan ke Madura, tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi panganan khas dari kota bangkalan ini yaitu Bebek sinjay, namanya saja sudah sangat tersohor di seantero jawa timur (lebay), karena tidak sedikit warga dari luar pulau madura yang tidak sungkan berbondong-bondong untuk mencicipi kenikmatannya, ada yang dari surabaya, sidoarjo, malang dll (saya lihat dari plat nomer kendaraan saat berkunjung kesana).



Katanya: 

-Bebek sinjay ini terkenal dengan antiran pemesanannya yang laaaama nya minta disko (sampai-sampai, sebelum saya kesini , saya sempat mikir, males bangettt buat antrinya, apalagi kalau pas kita antri, dan pas banget bebeknya habis, oh migot, bisa serangan jantung nih)


Faktanya

-Saya tidak menunggu selama yang saya bayangkan untuk mengantri memesan, tidak lebih dari 5menit saya rasa, dan pesananpun segera diantar kemeja yg sudah kami hinggapi.


Harga: 

-Untuk satu porsi bebek sinjay di patok harga sebesar 20rb rupiah (makan ditempat).
-dan untuk satu porsi bebek sinjay di bawa pulang (bungkus) dipatok harga sebesar 16rb rupiah.





Selamat datang di kota Sampang





Sampang! kota seribu masjid, kenapa saya bilang begitu???

karena disepanjang kami berkendara di kota ini, di setiap KM nya pasti terdapat sebuat masjid yang besar dan sangat bagus-bagus, tetapi tidak sedikit pula yang masih dalam keadaan pembangunan, dan karena alasan ini lah dibeberapa sudut jalan kota sampang yang terdapat masjid yang belum jadi, pasti ada beberapa orang yang berjajar di tepian jalan untuk meminta bantuan, sekiranya ada yang ingin beramal untuk pembangunan masjid tersebut, para pengendara cukup memasukkan uang ke dalam baki atau timba yang mereka bawa.



Pantai Camplong - Sampang



Tidak sesuai yang saya bayangkan!!!! itulah pendapat saya ketikan saya sampai di pantai ini, memang cukup murah, bahkan sangat murah untuk kita bisa masuk kedalam lokasi pantainya, saya lupa kira-kira berapa harga tiket masuknya, tapi yang saya ingat adalah biaya masuk kami (3orang dewasa dan 3orang child) + parkir mobil sebesar 18rb rupiah. Lokasinya sendiri disebelah hotel camplong, bahkan kami sempat kebingungan untuk mencari pintu masuknya, dan kejauhanlah kami beberapa km dari pantai camplong hahaha................





Fasilitas :

-Masjid
-Restaurant
-Mainan anak-anak (cuma sedikit, bahkan kalau bisa saya bilang sih cuma ada beberapa ayunan saja)
-Penyewaan perahu untuk menikmati dermaga ditengah laut... (bisa ditawar untuk harga sewa perahunya)



Fakta : 

-dipinggir pantai begitu banyak sampah :(, sangat disayangkan sekali memang, andai saja agak sedikit bersih, pasti akan tampak jauh lebih bagus.


ketika kami hendak ingin melanjutkan ke tempat wisata berikutnya, ternyata oh ternyata jauh sekali tempat wisatanya dari kota sampang, sebenarnya kami ingin menikmati indahnya air terjun toroan, tapi karena kejauhan dan waktu kami yang begitu sangat terbatas, maka kami putuskan untuk membatalkannya dan mencari tempat wisata yang dekat dari pusat kota sampang, kami pun menemukannya setelah kembali melihat papan jalan yang menunjukkan beberapa tempat wisata di kota tersebut.



Goa lebar.. - entah goanya seperti apa, tapi yang jelas goa ini ada patung hulk nya, jarak dari pusat kota sampang pun tidak terlalu jauh, hanya 1km saja. kami putuskan untuk mengunjungi goa tersebut dengan semangat membara, berkobar-kobar ga karu-karuan. setengah perjalanan pun dilalaui, tetapi tidak ada tanda-tanda papan jalan yang menunjukkan dimana arah goa itu berada, dengan tampang lesu dan sedikit pucat akhirnya kami putuskan untuk bertanya ke penduduk setempat.



Fakta : 

-Jalan masuk goa ini ternyata adalah dengan melewati sebuah gang kecil yang tidak cukup untuk dilintasi dengan mobil, jalan gangnya pun menanjak (baru pertama kali ini melihat tempat wisata dengan akses ke objek wisatanya begitu membingungkan dan mengejutkan)
-hanya ada satu papan penunjuk arah ke wisata goa lebar, setelah itu tidak ada lagi! (itulah yang membuat kami kebingungan)



akhirnya kami membatalkan untuk berkunjung ke dua tempat wisata tersebt dan memutuskan untuk kembali ke Surabaya.


Matahari sore pun tiba, dan kamipun merasa begitu lapar, akhirnya kami putuskan untuk makan di kota bangkalan, tepatnya di kios-kios di kaki jembatan suramadu tadi, kami memesan sate ayam dan sup kikil, satenya gede-gede, sup kikilnya Ennnaaak banget (kata teman yang pesen sih gitu), dan yang perlu di ingat adalah nasi nya itu lho enak banget, punel dan gimana yaa menggambarkannya, dari bebek sinjay sampai sate ayam, nasinya enak, mungkin itu ya kelebihan dari orang-orang madura dalam mengolah nasi.

demikianlah perjalanan kami menjelajah kota bangkalan dan sampang.

















0 komentar :

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blogger templates

Search This Blog