Minggu, 30 Desember 2012

Pendakian Gunung Semeru

4 komentar

Unbelievable Journey and Amazing Adventure

Gunung S E M E R U
22-25 Desember 2012


Sejak lama sekali saya mempunyain keinginan untuk melihat indahnya Danau Ranukumbolo yang berada di Gunung semeru - Lumajang - Jawa Timur, setiap saat saya selalu bertanya kepada teman yang kebetulan adalah seorang pecinta alam di kampusnya, dan berencana mendaki ke semeru, tapi hal itu tidak kunjung datang, karena  ada saja kendala untuk pergi kesana. huft capek dehPhotobucket....... ya sudah lah, saya pun akhirnya memendam keinginan itu sampai film 5cm pun diputar di bioskop hahaha, ... 

sebelum pemutaran film 5cm, ada salah seorang teman tiba-tiba mengajak pergi ke Semeru, Waah... girang bukan kepalang lagi deeh... tpi kendala disini adalah ijin orang tua yang beeeh ribeetnya setengah mati, minta ijin sudah 3minggu sebelumnya, tapi tetap no acc, akhirnya saya beranikan untuk berontak sedikit, pokoknya boleh ga boleh saya tetep berangkat ke semeru. Photobucket

waktu itu musim hujan, setiap hari tiada hari tanpa hujan, sebenernya saya takut juga sih, ... tapi temen bilang lagi kalau di semeru lebih bagus kalau musim hujan begini, oro-oro ombo jadi terlihat seperti hamparan permadani (wah tambah penasaran lagi deh saya), Photobucketsudah!! saya putuskan berangkat, perlengkapan yg minim, membuat saya menyewa sleeping bag dari salah satu tempat penyewa'an mendaki yg direkomendasikan teman. dapet deh sleeping bag per day nya 5rb, saya sewalah untuk 5hari.

perlengkapan sudah, logistik sudah, obat-obatan lengkap (tx to merlia yg sudah sangat membantu packing)Photobucket


Day 1 :  21 Des 2012
dari surabaya pukul 23:00, rencananya sih jam 2pagi sudah harus sampai di Tumpang dan menginap lah sebentar disana, tapi karena ada kendala yaitu ban sepedah motor temen bocor, dan tidak ada tukang tambal ban di jam2 malam dini hari, maka diputuskan untuk tidur di POOM Bensiiin (pengalaman pertama nih), tpi yg namanya ngantuk sudah melanda, jadi tetep aja ngorok. hahah


Day 2 : 22 Des 2012
dari Pom bensin (di daerah lawang mungkin), ke Tumpang sekitar pagi jm 6 (belom makan pagi), langsung menuju ke puskesmas 24jam Tumpang untuk mengurus kartu sehat, pas sampai di puskesmas, busyeet daah loket pendaftaran belom juga dibuka, kata ibu2 yg sudah antri terlebih dahulu buka loket nya nanti jam 8 pagi, waduuuh.... tambah laperr aja nih perut nungguin tuh loket buka. tidak lema kemudian loket pun dibuka, buru2 daftar, check up (cuma timbang bandan, berat badan, dan cek tekanan darah).

setelah itu capcus cari warung terdekat buat makanPhotobucket, sambil makan, ternyta kami sedang menunggu 2orang teman lagi yg baru berangkat dari surabaya jam 5 subuh (tau gitu berangkat jam 5 subuh aja), sesampainya 2orng teman kami tadi di rumah makan, berangkatlah kami ke Desa ranupani.

masih di kaki bukit, ada lagi kendalanya, sepedah motor temen yg ban nya bocor tadi, tidak kuat buat nanjakPhotobucket, ngadat lah dia di pinggir jalan tanjakkan, tpi semua bisa diatasi dan merubah semua jadwal yg ada, dari pertengahan jalan, motor teman yg satu lagi ngadat lagi, dan kebetulan sekali, kedua motor yg ngadat tadi itu dibuat boncengan, haaargghh........ tidak lama kemudian ada truck sayur yg mengangkut para pendaki lainnya untuk menuju ke desa ranupani (tujuan semua pendaki sebelum naik ke semeru), ya sudah lah, kami putuskan untuk 2 orang yg dibonceng tadi ikut truck sayur bersma teman2 pendaki lainnya (dua orang trsbut itu adalah saya dan 1orng teman laki2 saya yg dibonceng), yess dapet tempat duduk di dpan sebelah pak sopir. keadaan cuaca waktu itu sedang berkabut, serem banget jalannya, tpi ttp aja saya tidak pernah melihat yang seperti ini, jadi meskipun serem tapi nampak amazing buat saya.

sesampainya di ranupani, wiiiih begitu banyak pedaki lainnya yang sibuk sekali mempersiapkan perijinan, ini itu , pokoknya ruaameeee, seruuu dan asyiik hahaha....... di ranupani dekat kantor perijinan, ada penjual bakso lho, ada makanan2 lainnya juga, bahkan rawon pun ada, jadi tidak usah khawatir, satu mangkok bakso dengan ikan lengkap cuma dibandrol 5rb per mangkok, murah kaan????, tpi jangan sekali2 kalau makan pesen minum es teh yaa, bisa di lempar panci ntarrr..., sebelum mulai mendaki saya coba mencicipi bakso terlebih dahulu, dan teman2 yg lain di warung sebelah makan rawon, setelah tenaga full charges, mulailah kami siap2 untuk mendaki, perasaan dag dig dug pun mulai mengintai, maklumlah waktu kami mulai mendaki itu keadaan sedang hujan, dan kami memakai jas hujan untuk kenyamanan kami.Photobucket

belum apa2 kami sudah disuguhkan dengan track yg benar2 menakutkan, aliran air deras dari kali sebelah yg meluber ke arah pintu masuk "gapura" pendakian semeru, tambah dag dig dug aja, tpi untuk tidak sampai ada yg hanyut. perjalanan pun di lanjutkan dengan menanjaki beberapa tanjakan pembuka (itupun rasanya udah hampir separo nafas), maklum saya masih newbie dalam mendaki. Sekitar 7 jam kmi melakukan perjalanan menuju ke Ranukumbolo dari desa Ranupani.

RANUKUMBOLO Bertabur Bintang.
Dok by RR
Akhiirnyaaa sampai juga kita di Danau indah Ranukumbolo, buru-buru deh kami mendirikan tenda, karena saya tidak bisa mendirikan tenda, maka saya limpahkan saja keteman-teman yg lebih berpengalaman haha, udaran saat itu dingiiiin bngetttt, sekitar -10dc, kabut pun mulai turun, dan udara tambaaah dinginnnn, rasanya tidak ingin melakukan aktifitas apapun,Photobucket tpi sejenak rasa capek dan dingin itu terbayar ketika saya melihat ke atas saya, langit-langit malam bertabur bintang, ini adalah saat yg begitu saya nantikan, menikmatti bintang bertaburan, jarang2 saya menyaksikan keindahan yg seperti ini Great momment.


Day 3 : 23 Des 2012

RANUKUMBOLO DI PAGI HARI


MAKAN PAGI DI PAGI PERTAMA RANUKUMBOLO
kami memasak Nasi, Mie instan goreng (makanan wajib bagi para pendaki), Sarden dan telur dadar khas chef jonet.
Biar kata di gunung, tapi kelengkapan gizi makanan juga perlu di perhatikan wkwkwkw

RANUKUMBOLO

makan bersama di pagi hari didepan ranukumbolo adalah hal yg sangat menyenangkan, hal yang sama sekali tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, makanan sekedarnya tpi sangat mengenyangkan haha
pagi itu di ranukumbolo begitu ceraaah, air dari danau ranukumbolo begitu dingin dan bening, maka dari itu kami memasak, minum, cuci

peralatan memasak, menggunakan air dari danau, sampai bekal air yang kami bawa untuk perjalanan menuju kalimati pun juga air dari danau ini, jangan takut perut sakit, air ini bersih, awalnya saya juga takut ketika salah seorang teman bercerita kalau nanti semua keperluan yg memnggunakan air, diambil dari danau, waaah saya langsung membayangkan kebersihan airnya, tapi setelah dilihat sendiri, its oke, no problem kok.... hehehe



TANJAKAN CINTA yg super Maut

boleh lah saya menilai seperti itu, karena pada kenyataannya tanjakan cinta ini tidak seperti kelihatannya, terlihat landai dan datar, rasanya berlari pun cukup buat kita sampai ke puncaknya, tapi begitu kita melewati tanjakan ini, beeeh....... berrraatttt!!! tidak sedikit pendaki yg berhenti di tengah2 tanjakan untuk menghela nafas, begitupun dengan saya, berkali2 saya berhenti untuk mengatur nafas saya, nafas rasanya seperti putus, disini sudah saya tidak peduli dengan mitos yg ada tentang tanjakan cinta ini, yg pasti ketika teman2 memanggil nama saya, saya tidak sedikitpun menoleh ke pada mereka yg berada dibawah saya hahaha.

Photobucket





Beautiful ORO-ORO OMBO
sesaimpainya di puncak tanjakan cinta, kita sudah akan disuguhkan begitu indahnya padang lavender (tpi waktu saya kesana, bunga lavender sedang kerin, jadi putih2 gitu warnanya, kata teman, kalau sedang tidak kering, lavender2 itu akan berwarna ungu yg unyu2 hahah), setlah mendaki tanjakan cinta, kini saat nya untuk  turun ke oro2 ombo, kalau dilihat dari atas memang seperti hamparan permadani yg hijau, kemudian dipinggirannya terdapat bukit2 kecil yg terlihat sperti lapangan golf dengan batang2 pohon pinus, indaaah sekali.Photobucket



CEMORO KANDANG pos sebelum berangkat ke Kalimati

foto hasil nyolong dri temen sebelah hahaha
setelah oro2 ombo, biasanya teman2 pendaki lainnya selalu berhenti disini, melepas dahaga dan melihat indahnya pemandangan sekitar, dari cemoro kandang, kita bisa lgsung berjalan mendaki lagi ke KALIMATI (temang Camp berikutnya), jalannya memang terlihat landai, tapi kenyataannya tidak, jalan mendaki dikit dan panjaaang sekali jalurnya, ini yg bikin kita capek dan nafas terengah2, disini banyak sekali pohon2 tumbang, dan biasanya pohon2 tumbang ini di manfaatkan oleh pendaki untuk beristirahat sejenak. Keasyikan tersendiri ketika kita di gunung adalah, rasa solidaritas, kita jadi lebih dekat dengan teman2 disekitar,Photobucket bertegur sapa ketika ada pendaki lain yg mencoba mendahului kita ataupun yg berpapasan balik heheh, berkali2 kami beristirahat , waktu tempuh kami dari ranukumbolo ke kalimati adalah sekitar 3jam.


Welcome KALIMATI
Denger namnya aja sudah bikin merinding, dan kabarnya sebelum kami mendaki hari itu, ada satu orang pendaki yg meninggal di kalimati ini, katanya sih karena dia berjalan sendirian dan tidak ada logistik, makanya sepanjang perjalanan saya selalu berusaha selalu dekat dengan para pendaki yg lain dan teman2 saya. Tenda pun segera di dirikan, lambat laung udara disekitar kalimati berubah jadi dingin, setlah tenda didirikan, beberapa dari kami termasuk saya beranjak pergi mengambil air yg jaraknya lumayan jauh dari tempat kami mendirikan tenda, kami mengambil air disatu2nya mata air, untuk mengambil air, kami melwati jalan setapak dan bgitu banyak batu2 dan batang pohon yg tumbang, jalannya menjorok kebawah, sangat cepat dan mudah sekali untuk melewatinya, tapiiiiiii begitu kita berbalikk pulang, jangan salah kalau nafas anda akan dibuat ngos2an disini, karena jalannya akan menanjak hahah.....dan selain tempat untuk mengambil air, tempat ini juga dibuat untuk buang air besar para pendaki hahah, jadi kalau sedang berada dikawasan ini,Photobucket hati2 ya jika anda melihat banyak amunisi di mana2 ahhaha.




Puncak MAHAMERU (buat temen2 yg muncak)

Nah ini adalah saat yg ditunggu2 oleh teman2 semua, keinginan untuk berada di puncak gunung tertinggi jawa MAHAMERU, saya tidak ikut bersama teman2 untuk muncak, karena ada beberapa hal yg memberatkan saya untuk ikut bersama, selain kondisi yg capek, 2 jaket yg saya bawa basah semua, dan di udara di puncak lebih dingin daripada dibawah, makanya saya urungkan untuk pergi. teman2 berangkat dari kalimati ke mahameru sekitar pukul 2 pagi dini hari. Setelah makan mie buat pengganjal perut..... Photobucket



Day 4 : 24 Des 2012

api unggun sebelum ke puncak
pagi itu sudah di gangu dengan perut yg terasa muleeess, dan sya putuskan untuk membuang amunisi di sebelah tenda yg begitu banyak semak2 haha, udara saat itu dingiiiin, saya pun meminta bantuan teman lainnya yg tidak ikut muncak, ada 2 orang teman saya, jadi 3orng penjaga tenda untuk menyalakan api unggun bekas semalam (ternyta ketika saya tidur, mereka pada asyik bikin api unggun), hangatttttt......, setelah menikmati pagi dikalimat, masak nasi deh dan mie buat sarapan, akhirnya pukul 09:30 pagi, teman2 yg dari muncak datang juga, alhamdulillah semuanya selamaat dan berhasil menakhlukkan gunung semeru. selamat yaa prok prok prok.....Photobucket

masak lagi deh, tpi yg masak bukan saya, tapi temen saya yg hobi sekali memasak meskipun laki2 haha, saya sudah berselimut jaket dan jongkok karenan kedinginan, udara dikalimati sangat berbeda dgn ranukumbolo, udara dikalimat meskipun udah siang tapi ttp aja dingin, atu mungkin gara2 waktu itu matahari sama sekali malu2 buat bersinar, jadi lebih banyak terlihat kabut daripada cahaya matahari, seras di eropa bangettt.

perjalnan kembali ke ranukumbolo setelah dari kalimati
setelah makan, istirahat dan berbincang2, kami memtuskan untuk packing dan beranjak dari kalimati sekitar pukul 3 sore, tapi lagi2 hujan mengguyur, pakelah jas ujan andalan saya, dan begitu hujan dipakai ternyta eh ternyata hujan tiba2 berhenti (perlu diperhatikan bahawa sepanjang perjalanan kami, hujan selalu datang dan berhenti sesuka hati, dan tiba2 diganti dengan panas, mendung dan hujan lagi), kami berencana untuk langsung ke ranupani tanpa mendirikan tenda lagi di ranukumbolo, disepanjang perjalanan pulang terasa begitu cepat dan sangat mengasyikan, karena yg ketika kita pulang, jalanan menjadi landaiiii, bawa'annya pingin lariiii, cemoro kandang pun dilewati, oro2 ombo pun juga sudah disebrangi, kini giliran tanjakan lagi, melihat tanjakan yg begitu menjanjak seperti melihat hutang yg belum dibayar2, belom di jalani udah capek sendiri. oooh gossh!!! setelah samapai di ujung tanjakan kini saatnya tanjakan cinta yg berubah jadi Prosotan cinta, kalau ada papan seluncur sih enak nih, tinggal meluncur aja. 


RANUKUMBOLO berselimut Kabut

memasak di mlm terakhir "ranukumbolo"

ini adalah bivak kami dimalam terakhir yg didialamnya ditiduri 9orng termasuk saya.....

kami memtuskan untuk beristirahat sejenak di ranukumbolo sekaligus masak untuk makan malam kami saat itu, beberapa teman mendirkian bivak, dan temen lainnya membantu saya untuk memasak, eeh... disela2 kegiatan ternyta ada satu teman yg masuk angin, kurang enak badan, dan mengharuskan kami untuk tinggal semalam lagi di ranukumbolo dan membatalkan niat untuk lgsung berjalan menuju ke ranupani malam itu, malam terakhir ini entah kenapa jadi sangat begitu berkesan dan menyenangkan, udara ranukumbolo saat itu entah kenapa juga terasa sedikit hangat, bivak yg didirikan teman2 tidak terlalu lebar, tapi cukup untuk tidur orang ber sembilan (kami satu kelompok ber 9orang dan hanya saya yg perempuan). tapi di malam ini bintang2nya dignti dengan kabut tebal, sangat tidak mengasyikan.



Day 5 : 25 Des 2012 (our last day)

pagiiii yg indaaaah.......  dan luamyan panas haha, pagi2 sekali kami cuci perelngkapan makan yg digunakan makan malam semalam, persiapan masak, dan 2orang teman dari kami berusaha mencari peruntungannya lewat memancing, tapi memang bener2 tidak beruntung, udah lama sekali mancingnya, eeeeh..... ga dpettt ikan lagi.... entah itu danau ada ikannya atau enggak. entahlahh!!! 
setelah makan dan packing, jam 11 siang kami beranjak meninggalkan ranukumbolo dan pemandangan indahnya,.... oooh.... berat sekali meninggalkannya. kami kembali berjalan menyusuri hutan, dan begitu pulang terasa sangat cepat dan mudah,.... tikungan per tikungan sudah dilibas, dan perut pun terasa sangat lapaarrrrrrr, semangat pulang dengan 1 tujuan =  Makan Baksooooooo, setiap langkah selalu memikirkan bakso, bakso dan bakso.

(REA REO)sebelum pulang ke sby, eksen duluuu
Alhamdulilah kami semua kembali di ranupani dlm keadaan selamat, sungguh perjalanan yg sangat mengasyikan, meskipun sesampainya dari surabaya, muka kami jadi gosong yg tidak biasa.

NB:  
-2x bermalam di Ranukumbolo, 2x juga kami tidak dapat melihat Sunrise
-bagi yg berniat menggunakan sepedah motor ke ranupani, ada 2x bayar administrasi :
 1x bayar administrasi masuk desa 1rb
 1x bayar administrasi masuk wilayah 5rb/ sepedah motor (sekaligus pengecekkan kartu sehat dan ktp, bagi yg tidak membawa kartu sehat, maka anda dipersilahkan untuk kembali dan tidak diijinkan untuk melanjutkan perjalanan)
-dan yg pasti, perjalanan mendaki menuju puncak semeru itu tidak semudah di film 5CM hahaha

DARI TANJAKAN CINTA





Foto video kami "Lebih dari 5cm"






 


You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Blogger templates

Search This Blog